![]() |
| Dok. Pribadi |
Hiruk pikuk
Gegap gempita nan adiwarna
Membawa jiwa pada sebuah kubang asam pahit rasa
Siapa yang menginginkannya?
Tak seorang pun yang mau menganggukkan kepala
Rasa, karsa maupun daya tak saling sapa
Rasa diterpa hujan,
karsa terkubur dalam,
dan daya tergulung ombak
Jiwa melayang-layang bersama polusi
Raga babak belur ditangan kenyataan
Orang bijak sering kali berkata
Dibalik kata hebat, ada motivasi kuat
Dibalik kata luar biasa, ada kalimat sampai disini saja
Memilih keduanya merupakan hal yang fana
Bagaimana tak fana
jika jiwa melayang,
raga babak belur,
dan rasa memilih pergi bersama ego
Lantas siapa yang ada di dalam sana?
Hanya onggokan daging yang hambar tiada rasa dan jiwa
